Nonton film The Witcher: Blood Origin Dapat Respon Mengecewakan idlix , lk21, dutafilm, dunia21

The Witcher: Blood Origin Dapat Respon Mengecewakan

Posted on Views: 1422

The Witcher: Blood Origin Dapat Respon Mengecewakan

Serial prekuel dari The Witcher, yaitu The Witcher: Blood Origin telah tayang di Netflix. Film ini menceritakan keadaan 1.200 tahun sebelum adanya The Witcher. Kisahnya mengikuti alur penyihir bernama Geralt of Rivia yang melibatkan diri dalam dunia perpolitikan manusia.

The Witcher mengadaptasi dari novel karya Andrzej Sapkowski. Serial terbaru ini mengisahkan asal-usul penyihir melalui konjungsi bola. Hal itu membawa manusia dan monster ke tanah baru. Sama seperti serial terdahulunya, The Witcher: Blood Origin menghadirkan sejumlah bintang di antaranya Sophia Brown sebagai Eile, Laurence O’Fuarain sebagai Fjall, Michelle Yeoh sebagai Scian, dan Joey Batey sebagai Jasker. Selain itu, sejumlah bintang lain turut berperan seperti Lenny Henry, Mirren mack, Dylan Moran, Jacob Collins-Levy, dan Nathaniel Curtis.

the-witcher-blood-origin-scene

Sinopsis

The Witcher: Blood Origin berlatar dunia peri atau elf 1.200 tahun sebelum dunia penyihir. Dikisahkan ada tujuh orang terpinggirkan bersatu melawan kekejaman kaisar emas yang berniat menghancurkan dunia. Misi tersebut berakhir dengan hadirnya elf pertama dengan berlatar konflik yang menyebabkan bersatunya dunia saat para monster, manusia, dan peri melebur menjadi satu.

Kisah dalam film The Witcher: Blood Origin berawal dari sebuah pertempuran. Salah satu orang yang ikut dalam pertempuran ini adalah penyair Sandpiper dan si pengubah bentuk Seanchai. Seanchai membawa keluar Sandpiper dari hiruk-pikuk pertempuran dan memintanya bercerita tentang apa pun yang terjadi pada 1.200 tahun silam.

Pada masa itu, dunia masih didominasi oleh elf. Manusia dan monster belum ada. Di masa itu terjadi proses bersatunya tujuh pejuang yang kemudian memicu peristiwa Konjungsi Bola dan memunculkan witcher pertama.

Pada masa lalu, prajurit penjaga Ratu Darrwen, Eile meninggalkan kerajaan untuk berkelana ke pedesaan. Di sisi lain, seseorang dari klan prajurit bernama Fjall dituduh berselingkuh dengan saudara perempuan dari Raja baru kerajaan Xin Trea, Merwxyn.

Fjall lalu bertemu dengan Eile untuk pertama kali. Setelah keduanya berpisah, saudara perempuan Eile menemuinya untuk meminta kembali ke kerajaan mereka. Tiga kerajaan elf berencana menandatangani perjanjian damai demi mengakhiri Perang Seribu Tahun. Saat perjalanan pulang, Elle bersaudara mendapatkan hadangan dari sekelompok pasukan.

slot bantengmerah

Kemudian,  Elf tiba-tiba datang untuk membantu. Ternyata, pasukan tersebut adalah gabungan kerajaan Darrwen, Xin Trea, dan Pryshia. Eile yang sebenarnya tidak terlalu memercayai Fjall terpaksa menerima bantuannya. Dia berpikir memerlukan tambahan orang agar bisa menuju ke kerajaan mereka. Akhirnya, perjanjian damai tiga kerajaan terwujud.

Namun, suasana damai tidak berlangsung indah dalam jangka lama. Monster yang dibawa oleh Balor sang Kepala Druid, telah melenyapkan semua tokoh penting kerajaan beserta para penjaganya. Tidak disangka, Merwyn merupakan boneka dari Balor dan dirinya dijadikan permaisuri.

Balor telah merencanakan untuk mengendalikan dunia agar selalu dalam kekacauan. Dia menggulingkan kerajaan elf dan membawa peradabannya sendiri. Eile tidak tinggal diam melihat kekacauan tersebut. Dia bersama Fjall lantas mencari peri pedang bernama Scian yang selama ini telah melatih Eile. Scian juga mengetahui saat ini Merwyn berusaha menemukan Eile dan Fjall. Dari sinilah petualangan dimulai. Para pahlawan lain akan bergabung untuk melawan Balor dan Merwyn.

Serial terbatas ‘The Witcher: Blood Origin’ telah rilis secara perdana di Netflix sejak tanggal 25 Desember 2022. Mengawali cerita terkenal dari ‘The Witcher’, ‘Blood Origin’ justru mendapatkan hasil yang cukup mengecewakan.

Pasalnya, meski dibintangi oleh sederet nama terkenal, serial ini hanya meraih peringkat buruk di situs IMDb atau Rotten Tomatoes. Meski mendapat ulasan yang tidak menyenangkan, namun ‘The Witcher: Blood Origin’ berhasil mendatangkan jumlah penonton yang tinggi.